Posts

TUGAS MANDIRI 12: ANBIYA PANJI DEWANTORO E13

 Menakar Jaminan Konstitusi terhadap Kebebasan Beragama di Indonesia Pendahuluan Indonesia merupakan negara yang dibangun di atas realitas sosial yang majemuk, baik dari segi suku, budaya, bahasa, maupun agama. Pluralitas agama merupakan fakta konstitusional yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan berbangsa dan bernegara. Dalam konteks tersebut, jaminan konstitusional terhadap kebebasan beragama dan berkeyakinan menjadi fondasi utama bagi terciptanya kehidupan sosial yang damai, toleran, dan berkeadilan. Konstitusi Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (UUD NRI Tahun 1945) secara eksplisit mengatur kebebasan beragama sebagai bagian dari hak asasi manusia. Namun, dalam praktik ketatanegaraan, jaminan tersebut kerap berhadapan dengan berbagai pembatasan melalui peraturan perundang-undangan. Oleh karena itu, analisis terhadap norma konstitusi, sinkronisasinya dengan undang-undang HAM, serta implementasinya menjadi penting untuk menilai sejauh mana negara benar-benar menjamin kebebas...

TUGAS MANDIRI 11: ANBIYA PANJI DEWANTORO E13

 Analisis Ancaman Sektor Digital terhadap Ketahanan Nasional Indonesia I. Pendahuluan Latar Belakang Perkembangan teknologi digital telah menjadi salah satu pendorong utama pembangunan nasional Indonesia. Digitalisasi menyentuh hampir seluruh aspek kehidupan, mulai dari pemerintahan (e-governance), ekonomi digital, pendidikan, hingga interaksi sosial masyarakat. Sektor digital tidak hanya berperan sebagai alat pendukung, tetapi telah menjadi infrastruktur strategis negara. Oleh karena itu, ketahanan sektor digital memiliki keterkaitan langsung dengan Ketahanan Nasional Indonesia. Namun, di balik manfaat besar tersebut, sektor digital juga menghadirkan berbagai ancaman baru yang bersifat kompleks, lintas batas, dan sulit dideteksi. Ancaman siber, penyebaran disinformasi, serta kerentanan data pribadi berpotensi melemahkan stabilitas nasional apabila tidak dikelola dengan baik. Rumusan Masalah Apa saja bentuk ancaman utama di sektor digital terhadap Ketahanan Nasional Indonesia? Baga...

TUGAS TERSTRUKTUR 11: ANBIYA PANJI DEWANTORO E13

 Merancang Strategi Ketahanan Ideologi di Media Sosial sebagai Pilar Integrasi Nasional Pendahuluan Dalam kerangka Astagatra, ketahanan nasional Indonesia ditopang oleh delapan gatra yang saling berinteraksi, terdiri atas trigatra (geografi, demografi, sumber daya alam) dan pancagatra (ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, serta pertahanan dan keamanan). Salah satu gatra yang saat ini menghadapi tekanan signifikan adalah Ketahanan Ideologi, khususnya di ruang media sosial. Media sosial telah menjadi arena utama pembentukan opini publik, identitas, dan nilai kebangsaan, terutama bagi generasi muda. Lemahnya ketahanan ideologi di ruang digital berpotensi memicu polarisasi, radikalisme, dan delegitimasi nilai Pancasila, yang pada akhirnya mengancam integrasi nasional. Urgensi penguatan sektor ini meningkat seiring masifnya penetrasi teknologi digital, algoritma platform global, serta rendahnya literasi ideologi dan kebangsaan di dunia maya. Oleh karena itu, ketahanan ideologi di ...

TUGAS MANDIRI 9: ANBIYA PANJI DEWANTORO E13

 LAPORAN PENGAMATAN BERITA HUKUM AKTUAL I. Bagian Pendahuluan Latar Belakang Perkembangan hukum di Indonesia sangat dinamis dan berdampak langsung pada kehidupan berbangsa dan bernegara. Mahasiswa hukum dituntut untuk semakin sensitif terhadap perubahan atau praktik hukum yang terjadi di masyarakat, baik dari sisi peraturan maupun implementasinya. Dengan mengamati berita hukum aktual, mahasiswa dapat memahami bagaimana norma hukum diterapkan, tantangan dalam penegakan hukum, serta respon publik terhadap kebijakan hukum terbaru. Metodologi Periode Pengamatan: 14‒21 Januari 2026 Sumber Berita Utama: Media massa nasional dan bebas: ANTARA News, Reuters, The Jakarta Post, serta publikasi resmi lembaga hukum pemerintah. Berita-berita dipilih berdasarkan kredibilitas dan relevansi isu hukum yang berdampak nasional. Sumber berita dicantumkan beserta tanggal dan media. II. Bagian Isi: Analisis Kasus 2.1 Kasus 1 — Berlakunya KUHP dan KUHAP Baru di Indonesia 2.1.1 Identitas Kasus Judul Berit...

TUGAS MANDIRI 10: ANBIYA PANJI DEWANTORO E13

 Refleksi Wawasan Nusantara dalam Konteks Global: Menjaga Identitas Bangsa di Tengah Arus Globalisasi dan Keberagaman Budaya Nama   : Anbiya Panji Dewantoro NIM    : 43125010216 Mata Kuliah : Pendidikan Kewarganegaraan Pendahuluan Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia yang memiliki kondisi geografis, demografis, serta sosial-budaya yang sangat kompleks. Untuk mengelola kompleksitas tersebut, bangsa Indonesia memiliki suatu cara pandang khas yang dikenal sebagai Wawasan Nusantara. Wawasan Nusantara (Wasantara) merupakan konsepsi geopolitik Indonesia yang memandang wilayah Nusantara sebagai satu kesatuan utuh dalam aspek politik, ekonomi, sosial-budaya, serta pertahanan dan keamanan, yang berlandaskan Pancasila dan UUD 1945. Dalam perkembangannya, Indonesia dihadapkan pada dua isu besar yang saling berkaitan, yaitu globalisasi dan keberagaman budaya. Globalisasi membawa arus informasi, ideologi, dan budaya asing yang begitu cepat, sehingga berpotensi mengikis identit...

TUGAS MANDIRI 15: ANBIYA PANJI DEWANTORO E13

Pendahuluan Perkembangan teknologi digital telah mengubah wajah perekonomian global secara drastis. Di Indonesia, kemunculan berbagai digital marketplace seperti Shopee, Tokopedia, Lazada, dan TikTok Shop membawa optimisme baru bagi pertumbuhan ekonomi, khususnya bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Platform digital digadang-gadang sebagai jalan pintas menuju pemerataan ekonomi dan kebangkitan produk lokal. Namun, di balik peluang tersebut, muncul pertanyaan krusial: apakah digital marketplace benar-benar menjadi ruang strategis bagi penguatan nasionalisme ekonomi, atau justru berubah menjadi “karpet merah” bagi masuknya produk impor murah yang menggerus kemandirian bangsa?   Argumen Menurut hemat saya, fenomena ini bukan sekadar isu ekonomi, tetapi menyentuh dimensi nasionalisme dalam konteks globalisasi. Ketergantungan Indonesia pada platform teknologi asing dan membanjirnya produk impor di ruang digital menantang kemampuan bangsa dalam mempertahankan jati...

TUGAS MANDIRI 14: ANBIYA PANJI DEWANTORO E13

  Refleksi Integritas dan Kejujuran dalam Kehidupan Akademik dan Sosial Pendahuluan Integritas merupakan nilai moral yang mencerminkan keselarasan antara prinsip, sikap, dan tindakan seseorang dalam berbagai situasi. Kejujuran sebagai unsur utama integritas menjadi landasan penting dalam membangun kepercayaan, baik dalam lingkup akademik maupun sosial. Bagi mahasiswa, integritas tidak hanya berfungsi sebagai pedoman etis dalam menjalani proses pembelajaran, tetapi juga sebagai fondasi pembentukan karakter intelektual yang bertanggung jawab. Tanpa integritas, pencapaian akademik kehilangan legitimasi moral dan berpotensi menciptakan individu yang kompeten secara teknis, namun rapuh secara etis.   Dalam kehidupan akademik, kejujuran sering kali menghadapi berbagai tantangan yang bersumber dari tekanan akademik, persaingan, serta kemudahan akses terhadap informasi digital. Praktik plagiarisme, titip absen, maupun kerja sama yang tidak sah saat ujian merupakan contoh pelan...